Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengikuti seminar Kerja Praktik dan Tugas Akhir (KPTA). Seminar KPTA bulan September diselenggarakan pada Sabtu (7/9) lalu di Gedung G6 ruang CAM, CIM, Mekatronika, dan Prestasi Mesin. Sebanyak 38 mahasiswa (5 mahasiswa KP; 33 mahasiswa TA) menjadi pemateri dalam seminar kali ini.

Presenter dalam seminar kali ini cukup banyak, sehingga membutuhkan empat ruang pelaksanaan seminar. Sebanyak 9 presenter TA di ruang CAM, 10 presenter (2 KP; 7 TA) di ruang CIM, 9 presenter TA di ruang Mekatronika, dan 10 presenter (3 KP; 7 TA) di ruang Prestasi Mesin. Sedangkan yang menjadi moderator seminar yaitu Chusnul Azhar, Fitroh Anugrah Kusuma Yudha, Masirul, dan Azim Asyratul Azmi.

Dosen penguji seminar TA adalah Drs. Sudarisman, M.S.Mechs., Ph.D. (ruang CAM), Dr. Ir. Sudarja, M.T. (ruang CIM), Ir. Cahyo Budiyantoro, M.Sc., IPM. (ruang Mekatronika), Muhammad Nadjib, S.T., M.Eng. (ruang Prestasi Mesin). Dosen penguji menilai materi dan penampilan dari setiap presenter TA berdasarkan poin penilaian yang ada di form penilaian TA.

Yang menarik dalam seminar kali ini adalah adanya “reward” bagi presenter TA terbaik. Reward berupa sertifikat “Presenter Terbaik”, flashdisk, dan voucher makan UMY Boga senilai 100.000. Berli Paripurna Kamiel, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. selaku Ketua Prodi (Kaprodi) mengungkapkan hal ini dilakukan untuk memacu semangat dan daya saing mahasiswa yang menjadi presenter TA. Harapannya, presenter TA mempersiapkan diri dan materi seminar secara maksimal sehingga kelak saat sidang pendadaran tidak mengalami kesulitan.

Presenter terbaik pada seminar kali ini adalah Fahri Al Rokhim (ruang CAM), Ryan Adi Cahyanto (ruang CIM), Tria Lendrik Prasetya (ruang Mekatronika), dan Suta (ruang Prestasi Mesin). Mereka bersyukur dan merasa senang karena kerja keras mereka membuahkan hasil. Dengan adanya predikat Presenter Terbaik, Ryan mengaku jauh lebih percaya diri untuk maju ke tahap selanjutnya. Hal ini menjadi pengalaman berharga bagi Tria. Ia tak menyangka akan terpilih, menurutnya presenter lain jauh lebih baik.

Suta juga membagikan tips agar seminar berjalan lancar. “Minta doa dari orang tua dan keluarga sebelum melaksanakan seminar Tugas Akhir dan juga ikhtiar untuk memahami materi yang akan disampaikan”, ujar Suta. Hal senada diungkapkan oleh Tria, “Kuasai materi yang ingin disampaikan dan percaya diri di hadapan audiensi. Jadilah center of interesting dari audiensi. Kuncinya "The right man on the right job, the right man on the right place".

Reward bagi presenter TA terbaik merupakan bentuk apresiasi dari pihak Prodi Teknik Mesin. Hal ini disambut baik oleh mahasiswa. Dengan adanya reward ini, semangat dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menyeminasikan hasil TA semakin meningkat.