Kompetensi implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta implementasi keilmuan sumber daya manusia (SDM) pada aktivitas amal usaha muhammadiyah dalam bidang pendidikan pada tingkat dasar atau Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah masih dianggap kurang. Hal tersebut dapat dilihat ketika kegiatan sebelumnya pernah dilakukan pelatihan singkat kepada SDM tenaga pengajar Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pabelan dan Kaweron yang hasilnya bahwa mereka sangat mengharapkan kegiatan pelatihan tersebut sering dilaksanakan sehingga kompetensi mereka dapat meningkat. SDM pengelola amal usaha muhammadiyah di bidang pendidikan khususnya tingkat dasar memang harus menguasai sebagian besar mata pelajaran yang diajarkan di madrasah. Oleh sebab itu, SDM tenaga pengajar (guru) Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MI) harus menguasi materi yang diajarkan di tingkat dasar.

Kondisi itulah yang menyebabkan informasi konsep teori dan pengetahuan yang disampaikan kepada siswa kurang maksimal. Tidak hanya itu, guru MI juga memiliki tanggung jawab yang lebih  banyak karena harus menguasi materi tidak hanya untuk satu mata pelajaran, tetapi semua mata pelajaran yang harus diajarkan di tingkat dasar. Dalam kondisi tersebut, guru SD/MI juga dituntut untuk dapat mendampingi siswa kelas VI yang akan menghadapi ujian sekolah berbasis nasional (USBN). Melihat kondisi tersebut, perlu diadakan peningkatan kompetensi SDM tenaga administrasi dan tenaga pengajar di lingkungan amal usaha muhammadiyah khususnya bidang pendidikan pada Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pabelan. Kegiatan tersebut dilakukan agar guru dapat mendampingi siswa dalam menghadapi USBN secara optimal. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru MI adalah dengan meningkatkan kompetensi konseptual dan megembangkan konsep tersebut dengan menyusun bahan ajar materi sesuai mata pelajaran yang diujikan dalam USBN.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dirasa sangat penting karena Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pabelan sebagai amal usaha muhammadiyah di Desa Pabelan merupakan satu-satunya lembaga pendidikan tingkat dasar yang terdapat di lingkungan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini dilaksanakan oleh Tri Wahyono, M.Pd. dan M. Budi Nur Rahman, M.T.. Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pabelan terletak di lingkungan Dusun Blangkunan dan Dusun Tangkilan dengan wilayah area yang luas dan masyarakat yang padat. Melihat kondisi tersebut, MI Muhammadiyah Pabelan dapat dijadikan amal usaha bidang pendidikan unggulan karena terletak di sekitar pemukiman penduduk yang jauh dari akses transportasi umum sehingga orang tua dapat menentukan pilihan untuk menyekolahkan anaknya di MI tersebut. Potensi itulah yang sangat mendukung untuk melaksanakan kegiatan pengabdian program pengembangan desa mitra dengan meningkatkan kompetensi SDM tenaga administrasi dan tenaga pengajar pada amal usaha muhammadiyah di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pabelan. Dengan meningkatknya kompetensi SDM tenaga administrasi dan tenaga pengajar di MI Muhammadiyah Pabelan, hasil prestasi yang diraih siswa dan lulusannya akan meningkat sehingga kepercayaan dan pilihan orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke MI Muhammadiyah Pabelan semakin tinggi.

Pelaksanaan pengembangan kompetensi SDM pengelola amal usaha muhammadiyah di wilayah PRM Pabelan dilakukan secara berkala. Pada tahapan awal, pelatihan pengembangan kompetensi diawali oleh sambutan pengantar dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Pabelan, Bapak Mukhlison Fuadi, S.Ag. sekaligus membuka kegiatan pelatihan pengembangan kompetensi SDM pengola AUM di wilayah Pabelan. Dalam kegiatan pembuka tersebut juga dihadiri pengurus ranting Muhammadiyah Desa Pabelan, khususnya pengurus harian dan pengurus majelis dikdasmen. Secara terbuka, pengurus ranting muhammadiyah Pabelan sangat mendukung kegiatan tersebut dan mendorong SDM pengelola AUM, khususnya guru MI Muhammadiyah Pabelan untuk terus meningkatkan kompetensi sehingga mampu mendampingi siswa dalam belajar secara optimal dan menghasilkan siswa berprestasi di wilayah kecamatan mungkid dan kabupaten magelang.

1. Peningkatan Kompetensi Mapel Matematika

Peningkatan kompetensi mapel Matematika dilakukan dengan cara mengadakan pelatihan pembahasan materi spesifik yang diujikan dalam ujian nasional tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah. Dalam kegiatan tersebut mendatangkan narasumber praktisi ahli matematika dari lembaga bimbingan belajar SMARTGAMA Yogyakarta bernama Gunantoro, S.Pd.. Beliau adalah pemateri inti untuk kegiatan pelatihan matematikan yang sudah bekerja sama dengan berbagai instansi pendidikan baik tingkat SD/MI, SMP/MTs, maupun SMA/MA di Yogyakarta. Pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi matematika dilakukan selama dua kali pada Kamis 21 Februari dan 7 Maret 2019. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah guru MI Muhammadiyah sekitar Kecamatan Mungkid dan Muntilan seperti MI Muhamadiyah Pabelan, Sirojudin, Kaweron, Medura, Blondo, dan Butuh. Dalam pelatihan matematika ini, guru diminta untuk melakukan praktik mengajar sesuai materi yang didapat ketika pelatihan. Peserta guru SD/MI sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan sejak awal hingga selesai. Hal tersebut ditunjukkan dengan interaksi yang sangat baik antara pemateri dan peserta selama kegiatan pelatihan berlangsung.

2. Peningkatan Kompetensi Mapel Bahasa Indonesia

Peningkatan kompetensi mapel Bahasa Indonesia dilakukan dengan cara mengadakan pelatihan pembahasan materi spesifik yang diujikan dalam ujian nasional tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah. Kegiatan tersebut mendatangkan narasumber akademisi pendidikan tinggi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bernama Tri Wahyono, M.Pd.. Pemateri adalah staff pengajar mata kuliah dasar umum bidang Bahasa Indonesia yang sudah berpengalaman dalam mendampingi siswa dalam menghadapi ujian nasional dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Pelaksanaan kegiatan kompetensi dilakukan selama dua kali pada tanggal 16 dan 23 Maret 2019. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah guru MI Muhammadiyah sekitar Kecamatan Mungkid dan Muntilan seperti Mi Muhamadiyah Pabelan, Sirojudin, Kaweron, Medura, Blondo, Butuh. Peserta guru SD/MI sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan sejak awal hingga selesai. Hal tersebut ditunjukkan dengan interaksi yang sangat baik antara pemateri dan peserta selama kegiatan pelatihan berlangsung.

3. Peningkatan Kompetensi Mapel IPA

Peningkatan kompetensi mapel IPA dilakukan dengan cara mengadakan pelatihan pembahasan materi spesifik yang diujikan dalam ujian nasional tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah. Dalam pelatihan tersebut, mendatangkan narasumber dari guru inti Kota Magelang yang sudah berpengalaman dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar. Dalam pelatihan kompetensi IPA, didampingi oleh 2 pemateri yang dilaksanakan secara bergantian dimulai sejak pukul 10.00 – 15.00. Setiap pemateri menyampaikan pembahasan materi selama 2 jam. Kegiatan pelatihan pengembangan kompetensi IPA dilaksanakan pada tanggal 18 April 2019. Pemateri dalam kegiatan pelatihan pengembangan kompetensi IPA adalah Bapak Mursidi, M.Pd. Beliau adalah guru inti mapel IPA Kota Magelang. Beliau juga instruktur guru SD tingkat provinsi. Selain ahli dalam manajemen pembelajaran tingkat sekolah dasar beliau juga guru berprestasi sehingga meraih penghargaan dalam pembuatan media inovasi pembelajaran tingkat nasional. Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai kepala sekolah SD Kemirirejo 3, Kota Magelang. Pemateri kedua dalam pelatihan pengembangan kompetensi mapel IPA adalah Ibu Kussariyani, S.Pd., beliau adalah pengajar inti di SD Mutual Kota Magelang. Beliau memiliki pengalaman yang sangat banyak dalam mengajarkan mapel IPA di tingkat sekolah dasar hingga sekolah tempat beliau mengajar menjadi salah satu sekolah unggulan di wilayah Kota Magelang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah guru MI Muhammadiyah sekitar Kecamatan Mungkid dan Muntilan seperti Mi Muhamadiyah Pabelan, Sirojudin, Kaweron, Medura, Blondo, Butuh.

4. Peningkatan Kompetensi Operasional TIK

Pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi operasional teknologi informasi dan komunikasi (TIK) hanya dilakukan sekali pada 28 April 2019 selama sekitar 4,5 jam sejak pukul 8.30-13.00 WIB. Kegiatan pelatihan kompetensi pengoperasian komputer/laptop  dilakukan adalah dengan cara praktik langsung menggunakan laptop dengan memanfaatkan dan menggunakan berbagai perangkat lunak/tool yang terdapat dalam laptop. Kompetensi yang diajarkan adalah pengoperasian Microsoft Office, Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Powerpoint. Pelaksanaan pelatihan pengembangan kompetensi operasional komputer/laptop tersebut didampingi oleh Bapak Sholeh Abdurrahman, S.Kom., beliau ahli TIK yang berprofesi sebagai guru TIK di SMP IT Ihsanul Fikri Pabelan, Kabupaten Magelang. Peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah SDM pengelola AUM wilayah Pabelan yaitu guru SD, PAUD, dan TK Pabelan. Peserta guru SD/MI sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan sejak awal hingga selesai. Hal tersebut ditunjukkan dengan interaksi yang sangat baik antara pemateri dan peserta selama kegiatan pelatihan berlangsung.