Program Studi (Prodi) Teknik Mesin UMY kembali menggelar yudisium di bulan Agustus 2019. Sebanyak 21 mahasiswa menjadi peserta yudisium pada Sabtu (3/8) lalu. Acara berlangsung di ruang Laboratorium Prestasi Mesin Gedung G6 sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Sama seperti yudisium sebelumnya, Berli Paripurna Kamiel, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Mesin UMY memimpin jalannya prosesi yudisium Sabtu (3/8) lalu. Tak hanya mengecek ulang nilai dan syarat kelulusan, Kaprodi Teknik Mesin juga memberikan pembekalan untuk mahasiswa yang akan menjadi alumnus Teknik Mesin UMY. "Kalau yudisium seperti ini, banyak yang saya sampaikan. Karena ini (yudisium) menjadi kesempatan terakhir bagi saya untuk memberikan nasihat dalam forum formal kepada kalian", ungkap Kaprodi sesaat setelah membacakan daftar nilai IPK mahasiswa.

Peraih IPK tertinggi pada yudisium periode II bulan Agustus ini adalah Agustin Dwi Permatasari (NIM: 20150130191) dengan IPK sebesar 3.81. "Perasaan saya senang karena dapat lulus dengan tepat waktu. Alhamdulillah dapat memberikan yang terbaik kepada orang tua saya atas kepercayaan dan support selama kuliah di UMY", ungkap Agustin saat ditemui seusai yudisium. Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dosen Teknik Mesin, "Terima kasih untuk Bapak dan Ibu Dosen Teknik Mesin UMY yang telah mendedikasikan ilmunya kepada mahasiswa/i. Semoga ilmunya bisa bermanfaat baik di dunia kerja maupun di masyarakat". Di akhir wawancara, Agustin mengungkapkan bahwa dirinya memiliki rencana untuk melanjutkan studi sesuai dengan konsentrasi mata kuliah pilihan yang diambil.

Setelah prosesi yudisium, mahasiswa akan mengikuti prosesi wisuda yang diselenggarakan oleh universitas pada 11 September 2019 mendatang. Di akhir prosesi yudisium, Kaprodi mengucapkan selamat kepada 21 mahasiswa yang telah lulus dan menyandang gelar Sarjana Teknik (S.T.).